Kamis, 26 Juli 2018

Binggung Mau Beli Air Cooler atau AC? Ketahui Dulu Plus Minus-nya

Pendingin ruangan saat ini memang menjadi produk yang paling banyak dicari oleh publik. Meningkatnya suhu bumi yang ditandai oleh peristiwa global warming (pemanasan global) menjadikan perangkat pendingin ruangan menjadi laris manis dibeli dan digunakan. Perangkat pendingin ruangan sendiri sekarang ini sudah banyak macamnya. Tidak hanya Air Conditioner (AC) dan kipas angin, ada lagi beberapa produk lain yang bisa dipilih yakni cooling pack, air cooler. air curtain dan juga exhaust fan. Namun diantara sekian banyak pilihan produk pendingin ruangan yang ada di pasaran, AC dan Air Cooler menjadi produk yang paling diminati. Dari sinilah kali ini kita akan coba fokus membahas dua produk tersebut untuk dibandingkan plus-minus dari sisi setiap aspeknya. 

Harga
Pertama, plus-minus AC dan air cooler bisa kita lihat dari aspek harganya. Bicara masalah harga maka air cooler memiliki harga yang lebih ramah kantong dibanding AC. Harga untuk air cooler adalah antara Rp 250 ribu hingga Rp 1,5 juta sedangkan harga AC adalah dari Rp 1,5 juta hingga Rp 5 juta. Coba di cek harga air cooler Honeywell ya gan, terjangkau dan canggih lho.

Perawatan
Plus minus AC dan air cooler juga bisa kita cermati dari perawatannya. Nah soal perawatan, air cooler lebih memiliki nilai plus. Hal ini dikarenakan air cooler bisa kita bersihkan sendiri tanpa bantuan orang lain atau ahli. Dengan membuka sekrup yang ada di body belakang maka Anda pun sudah siap untuk melakukan pembersihan pada air cooler. Tapi bila Anda menggunakan AC maka Anda harus meminta bantuan ahli service AC untuk membersihkannya. Ketika Anda meminta jasa ahli service AC maka dana pastinya harus juga dipersiapkan. 

Tingkat Kemudahan
Untuk urusan kemudahan, air cooler juga masih menjadi juaranya. Hal ini dikarenakan air cooler bersifat portabel hingga mudah dipindah atau dibawa ke mana-mana. Namun bila Anda menggunakan AC maka Anda tak bisa dengan mudah memindahkannya sewaktu-waktu. Sebab pemasangan AC pada dinding atau tembok ini dilakukan dengan paten. Dari sini maka AC tidak mudah untuk dipindah apalagi dibawa-bawa.

Tingkat Dingin
Untuk aspek tingkat dingin yang dihasilkan maka air cooler tidak bisa menyaingi AC. Air cooler yang menggunakan air dingin sebagai media untuk menyejukkan ruangan memang hanya akan meningkatkan kelembaban udara. Tapi AC mampu untuk mengkondisikan udara hingga ke posisi suhu paling rendah atau dingin yakni 15-17 derajat celcius. 

Tingkat Hemat Listrik
Menuju aspek tingkat hemat daya listrik maka air cooler bisa menghemat sekitar 10-15 persen atau 1/10 dari listrik yang dipakai AC. Daya listrik yang dibutuhkan AC memang terbilang sangat besar hingga mencapai 300 watt. Sedangkan air cooler hanya membutuhkan daya listrik antara 80-110 watt saja. 

Tingkat Pencegahan Pada Bakteri
Bagi Anda yang ingin menjaga selalu kesehatan maka Anda harus memilih AC dibanding air cooler. Ini dikarenakan AC memiliki penyaring udara yang mampu menyaring debu, kuman serta baketeri masuk ke ruangan. Selain itu AC yang tidak mengeluarkan uap air membuat udara dingin yang dihembuskan tidak menimbulkan efek kelembaban yang menyebabkan munculnya penyakit.

Cakupan Ruang
Terakhir, aspek yang bisa dicermati dari plus minus AC dan air cooler ini adalah cakupan ruang yang bisa didinginkan. Karena AC punya daya kuat dan tingkat mendinginkan yang besar maka cakupan ruangnya bisa sangat besar. Tapi bila Anda menggunakan air cooler maka cakupan ruangnya tidak sebesar dimensi AC. Ini karena air cooler bersifat hanya menyejukkan pada jarak tertentu saja.

0 komentar:

Posting Komentar