Jumat, 16 Maret 2018

Dampak Sinar UV Terhadap Kesehatan

sinar uv merdeka.com
Topkakatt - Penipisan lapisan ozon mengurangi perlindungan alami atmosfer kita dari radiasi  sinar UV (ultraviolet) yang berbahaya. Radiasi ultraviolet (UV) adalah jenis energi yang dihasilkan oleh matahari dan beberapa sumber buatan, seperti solariums. Radiasi ultraviolet matahari (UV) adalah penyebab utama kanker kulit. Kerusakan UV juga menyebabkan sengatan matahari, penyamakan kulit, penuaan dini dan kerusakan mata.
Radiasi sinar UV tidak seperti sinar matahari atau panas, yang bisa kita lihat dan rasakan. Indra Anda tidak dapat mendeteksi radiasi UV, jadi Anda tidak akan melihat kerusakannya. Memahami risiko ini dan melakukan tindakan pencegahan yang akan membantu Anda menikmati matahari sambil mengurangi kemungkinan masalah kesehatan yang berhubungan dengan matahari. Inilah beberapa dampak buruk radiasi sinar uv :
Melanoma
Melanoma, bentuk paling serius dari kanker kulit, kini merupakan salah satu kanker paling umum di kalangan remaja dan dewasa muda usia 15-29 tahun. Sementara melanoma menyumbang sekitar tiga persen kasus kanker kulit, bahkan menyebabkan lebih dari 75 persen kematian akibat kanker kulit. Paparan sinar UV dan sengatan sinar matahari, terutama selama masa kanak-kanak, merupakan faktor risiko penyakit. Tidak semua melanoma secara eksklusif berhubungan dengan matahari, tapi kemungkinan ada pengaruh lainnya meliputi faktor genetik dan defisiensi sistem kekebalan tubuh.
Kanker Kulit Nonmelanoma
Kanker kulit non-melanoma dianggap tidak begitu ganas dibanding melanoma. Meski demikian, kedua kanker itu bisa menyebar jika tidak diobati, menyebabkan kerusakan dan masalah kesehatan yang lebih serius. Ada dua jenis utama kanker kulit non-melanoma: karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa. Jika tidak diobati dini, kedua jenis kanker ini jarang berakibat fatal. Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang paling umum.
Penyakit ini biasanya tampak seperti benjolan kecil atau berdaging atau nodul di kepala dan leher, tapi bisa terjadi pada area kulit lainnya. Karsinoma sel basal tumbuh perlahan, dan jarang menyebar ke bagian tubuh yang lain. Bisa menembus ke tulang dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Sedangkan karsinoma sel skuamosa adalah tumor yang mungkin tampak sebagai nodul atau bercak merah dan bersisik. Kanker ini bisa berkembang menjadi besar, dan tidak seperti karsinoma sel basal, ia bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain.
Penuaan dini dan kerusakan kulit lainnya
Kelainan kulit terkait UV lainnya termasuk keratosis aktinik dan penuaan dini pada kulit. Keratosis aktinik adalah pertumbuhan kulit yang terjadi pada area tubuh yang terpapar sinar matahari. Paparan kronis pada sinar matahari juga menyebabkan penuaan dini, yang dari waktu ke waktu bisa membuat kulit menjadi kental, berkerut, dan kasar.

0 komentar:

Posting Komentar