Rabu, 29 Maret 2017

Panduan Haji dan Umroh

Panduan haji dan umroh akan dibutuhkan sebelum melaksanakan waktu pelaksanaan ibadah haji dan umroh ke tanah suci. Anda harus mengetahui secara detail dan langkah-langkah secara urut serta tertib. Ibadah Haji sendiri dibagi menjadi 3 yakni Haji Ifrad (mengerjakan ibadah haji terlebih dahulu baru umroh), Haji Qiran (Pelaksanaan haji dan umroh secara bersamaan). Yang ketiga yakni Haji Tammatu (mengerjakan umroh terlebih dahulu baru ibadah haji).

Sebelum menjalankan ibadah haji dan umroh, kamu harus tahu dulu persayaratannya. Syarat haji dan umroh adalah islam, baligh, berakal sehat (tidak stres atau gila), merdeka dan istitha’ah (mampu membiayai semua hal untuk haji dan umroh). Setelah mempunyai syarat-syarat tersebut kamu wajib melaksanakan haji atau umroh ke tanah suci sebagai penyempurna rukun islam. 
foto:menatahidup.com

Jika syarat haji dan umroh itu sama, tapi rukun Haji dan rukun Umroh itu berbeda dan kamu perlu tahu hal itu. Panduan haji dan umroh akan mengulas perbedaannya. Rukun Haji terdiri dari memakai ihram, melaksanakan Wukuf di Arafah, lalu melaksanakan Thawaf Ifhadah, Sa’i, Tahallu dan tertib. Sedangkan rukun umroh yaitu mengenakan ihram, melakukan Thawaf, menjalankan Sa’i, lalu Tahallul dan tertib. 

Apabila tidak menjalankan atau meninggal salah satu dari rukun haji atau umroh maka haji atau umrohnya tidak sah alias batal. Selanjutnya, mengenai wajib haji yang apabila ditinggalkan salah satunya wajib atau harus membayar DAM (denda). Yang termasuk wajib haji adalah Ihram di Miqat, bermalam di Muzdalifah dan bermalam di Mina, melontarkan jumroh, menjauhkan diri dari semua hal yang diharamkan dan yang terakhir Thawaf Wada.

Panduan haji dan umroh biasanya diberikan pada saat manasik diadakan. Jadi, ketika Anda mau menjalankan haji atau umroh haruslah mengikuti setiap manasik dari biro perjalanan Anda. Ikutilah secara seksama dan penuh konsentrasi. Karena selain diajarkan semua hal tentang tata cara haji dan umroh, Andapun dibekali dengan do’a-do’a yang baik untuk diucapkan saat berada di tanah suci. Jadi, usahakan untuk selalu mengikuti manasik. 

Tujuan panduan haji dan umroh adalah agar setiap jamaah nantinya bisa menunaikan ibadah haji dan umroh yang mabrur. Setiap peserta takkan mengalami kebingungan maupun kesalahan saat beribadah nanti. Sebab, sudah paham tentang runtutan ibadah haji dan umroh secara lengkap dan terperincil. Sehingga setiap jamaah yakin dan tidak ragu lagi.

0 komentar:

Posting Komentar